The Financial Express
22j yang lalu
Harga minyak tembus US$107 per barel, Dan Niles minta investor tetap berhati-hati jelang keputusan suku bunga The Fed
Harga minyak menembus US$107 per barel setelah produksi Arab Saudi pada Agustus turun ke sekitar 6,2 juta barel per hari dari 10,9 juta barel per hari pada Februari, sementara inflasi inti AS naik 0,3% secara bulanan. Kombinasi itu mendorong pasar semakin mengantisipasi kenaikan suku bunga The Fed pada 16 September. Pekan lalu, saham dan obligasi AS sama-sama melemah, dengan imbal hasil tenor 2 hingga 30 tahun melonjak 11 hingga 26 basis poin. Pada saat yang sama, S&P 500, Nasdaq, dan Russell 2000 kompak turun.