4j yang lalu
Rocket Lab menangi kontrak multi-peluncuran US$266 juta dari US Space Force untuk proyek pertahanan rudal
Rocket Lab, perusahaan antariksa yang didirikan di Selandia Baru dan tercatat di Nasdaq, meraih kontrak multi-peluncuran senilai US$266 million dari US Space Force untuk mendukung program pertahanan rudalnya. Dalam kontrak tersebut, perusahaan akan menjalankan 12 peluncuran suborbital dengan opsi hingga enam peluncuran tambahan, dengan penerbangan pertama diperkirakan paling cepat pada akhir 2026. Sebagian besar peluncuran akan dilakukan dari basis baru Rocket Lab di Pacific Spaceport Complex–Alaska, Kodiak, Alaska. Kontrak ini memperkuat posisinya sebagai pemasok peluncuran untuk kebutuhan keamanan nasional AS.
4j yang lalu
7-20
Pemerintah siapkan dukungan finansial hingga $60m untuk mempertahankan produksi semen di Selandia Baru
Pemerintah Selandia Baru menyediakan dukungan finansial hingga $60 juta untuk Golden Bay Cement agar operasi pabriknya di Northland dapat terus berjalan. Golden Bay Cement merupakan satu-satunya fasilitas manufaktur semen domestik di negara itu dan memasok sekitar 60% kebutuhan semen Selandia Baru. Fletcher Building menyatakan tanpa dukungan, kenaikan biaya—termasuk biaya karbon—berpotensi memaksa penutupan pabrik dan peralihan ke model sepenuhnya impor mulai 2030. Perusahaan juga menyepakati investasi $150m hingga 2040 untuk operasi berkelanjutan, optimalisasi, ketahanan, dan inisiatif dekarbonisasi di pabrik tersebut.
7-20
7-17
AS diperkirakan naikkan tarif impor untuk Selandia Baru menjadi 12,5% mulai 24 Juli
Amerika Serikat diperkirakan akan mengenakan tarif menyeluruh 12,5% atas seluruh ekspor Selandia Baru setelah tarif sementara saat ini berakhir pada 24 Juli, menggantikan tarif 10% yang berlaku sekarang. Kebijakan itu disebut didasarkan pada ketentuan Section 301 dan menempatkan Selandia Baru dalam kelompok tarif 12,5% karena belum memiliki perjanjian dagang bilateral dengan AS. Kenaikan tarif ini berpotensi meningkatkan biaya bagi eksportir Selandia Baru, terutama pada produk utama seperti susu, kayu, dan daging merah.
7-17