Protokol Pinjam-Meminjam DeFi Ajna v2 Diserang Manipulasi Akuntansi Likuidasi, Rugi US$775.000

Ringkasan Pasar AI
Ajna v2 mengungkap eksploit yang terkait dengan manipulasi akuntansi likuidasi, dengan perkiraan kerugian sekitar ~$775k di beberapa pool (termasuk likuiditas terkait WBTC dan wstETH). Tim mendesak penarikan dana segera, pelunasan pinjaman, dan penghentian interaksi dengan protokol, yang menandakan risiko smart contract dan operasional yang akut. Meski kerugian absolutnya tergolong kecil, insiden ini dapat membebani selera risiko DeFi dan mendorong de-risking likuiditas yang lebih luas di seluruh platform peminjaman.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
BTC/USDT+0.96%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
▼ Bearish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
ChainThink melaporkan bahwa pada 29 Agustus, protokol pinjam-meminjam terdesentralisasi Ajna menyatakan melalui X bahwa versi v2 terdampak eksploitasi celah keamanan. Tim tengah menyelidiki pergerakan dana yang tidak wajar dan mengimbau pengguna segera menarik seluruh dana, melunasi pinjaman, serta menghentikan sementara semua interaksi dengan protokol. Defimon Alerts mencatat kerugian diperkirakan sekitar US$775.000. Insiden ini berdampak pada sejumlah pool likuiditas, termasuk syrupUSDC, wstETH, rETH, cbETH, WBTC, WETH/USDC, dan sDAI. Jenis serangan disebut sebagai manipulasi akuntansi likuidasi.