Neobank Solana Avici Diretas, Kerugian $650 Ribu; Token Anjlok 40%

Ringkasan Pasar AI
Avici, sebuah neobank berbasis Solana yang menawarkan kartu dengan jaminan USDC, dieksploitasi melalui dugaan penyalahgunaan privilese/tanda tangan smart contract yang menguras sekitar $650k+ dari brankas escrow pengguna, yang dilaporkan memengaruhi ribuan pengguna. Kerugian tersebut bersifat material dibandingkan kapitalisasi pasar AVICI dan memicu aksi jual token yang tajam, menyoroti risiko kustodi/otorisasi dalam keuangan konsumen onchain. Sentimen jangka pendek terhadap keamanan Solana DeFi dapat melemah hingga perbaikan dan postmortem dipublikasikan.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
SOL/USDT-5.10%
Wawasan AI · SOL/USDTWawasan AI
▼ Bearish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Avici, neobank berbasis Solana, dilaporkan mengalami pembobolan pada vault agunan kartu yang menguras lebih dari $653.000. Insiden ini memukul token Avici (AVICI), yang turun sekitar 40% ke kisaran $0,24. Nilai dana yang dicuri disebut mendekati seperlima dari kapitalisasi pasar token tersebut. Produk Avici menawarkan kartu kredit Visa yang dijaminkan dengan USDC. Pengguna mengunci stablecoin itu ke dalam smart contract, lalu saldo akan berkurang seiring transaksi. Penerbit kartu adalah Third National, bukan Avici. Dalam dokumentasinya, Avici menyatakan bahwa hanya dompet pengguna yang dapat menarik dana dari kontrak escrow setelah memperhitungkan pengeluaran. Meski begitu, pada Jumat vault dilaporkan terkuras. Pelacak on-chain mencatat total penarikan mencapai $653.548 pada saat penulisan. Sejumlah peneliti on-chain menilai pelaku mengirim paket tanda tangan yang direkayasa, menjadikan dirinya admin pada akun escrow, lalu menarik dana. Avici belum mengonfirmasi mekanisme tersebut. Berbeda dengan peretasan kas perusahaan (treasury), setiap pelanggan disebut memiliki kontrak escrow terpisah. Artinya, dana terkuras per akun, bukan dari satu "kolam" terpusat. Pola ini mengingatkan pada kasus serangan tata kelola di Solana yang sebelumnya menguras $20 juta dari satu treasury BONK DAO dalam satu aksi. Peristiwa semacam ini umumnya berdampak negatif pada token terkait, sejalan dengan penurunan AVICI hampir 40%. Avici hanya menyampaikan bahwa mereka mengetahui adanya masalah yang memengaruhi penarikan saldo kartu dan sedang memantau situasi. Belum ada laporan postmortem. Perusahaan juga belum menjelaskan apakah vault yang tersisa masih bisa diakses pelaku, ataupun apakah proses settlement kartu dengan Third National ikut terdampak.