Penutupan BitMEX yang direncanakan (berlaku 23 Sep) memicu penurunan 92% pada token utilitasnya BMEX dan menyoroti risiko rekanan serta risiko utilitas token yang spesifik pada platform. Bursa tersebut mengatakan BMEX yang di-stake telah di-unstake dan dikembalikan, sementara tidak menawarkan kompensasi atau penebusan apa pun serta menegaskan kembali bahwa BMEX bukan ekuitas atau klaim atas aset. Peristiwa ini dapat membebani sentimen terhadap token bursa dan selera risiko di seluruh kripto.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
BTC/USDT-1.55%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
▼ Bearish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Huoxing Finance melaporkan bahwa pada 23 Juli, berdasarkan data pasar, token platform BitMEX (BMEX) terjun 92% setelah BitMEX mengumumkan hari ini akan resmi menutup operasinya pada 23 September. BMEX kini diperdagangkan di level US$0,005 dengan kapitalisasi pasar sekitar US$480.000.
Pernyataan resmi terkait penanganan token BMEX sangat terbatas. Tidak ada kompensasi tambahan maupun pengaturan khusus yang ditawarkan. Dalam pengumuman penutupan, BitMEX hanya menyebutkan bahwa seluruh BMEX yang sebelumnya di-stake telah segera di-unstake dan dikembalikan langsung ke akun pemegang.
Sesuai penjelasan BitMEX sebelumnya, BMEX merupakan token utilitas murni, bukan ekuitas, utang, atau aset lain yang menjanjikan imbal hasil. Disklaimer resmi menegaskan BMEX hanya ditujukan untuk penggunaan di platform BitMEX, termasuk akses diskon biaya, imbalan staking, dan fungsi serupa; BMEX tidak merupakan instrumen investasi serta tidak menimbulkan kewajiban pengembalian dana atau penukaran.