Block Lacak Pencurian Bitcoin COLDCARD US$38 Juta ke Penyedia Layanan Blockchain

Ringkasan Pasar AI
Block menelusuri pencurian 594 BTC (~$38M) terkait COLDCARD ke sebuah penyedia layanan blockchain, yang terkait dengan bug firmware Maret 2021 yang menonaktifkan RNG perangkat keras dan memungkinkan replikasi seed pada perangkat Mk3/Mk2 yang terdampak. Pengurasan cepat selama 25 menit mengindikasikan prakomputasi dan kecanggihan operasional. Meski dampak harga langsung terbatas, peristiwa ini menyoroti risiko self-custody dan rantai pasok yang laten, yang berpotensi meningkatkan pengawasan keamanan jangka pendek di seluruh dompet Bitcoin.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
BTC/USDT-2.98%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
● Netral
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Tim engineering Block mengidentifikasi pihak di balik eksploit pada hardware wallet COLDCARD. Pelaku ditelusuri ke sebuah penyedia layanan blockchain yang digunakan dalam rangkaian transaksi saat pencurian terjadi. Insiden pada 30 Juli itu menguras sekitar 594 BTC—sekitar US$38 juta—dari kurang lebih 500 wallet dalam rentang 25 menit, yakni antara 01:31 hingga 01:56 UTC. Sumber masalah: bug firmware lama yang mematikan RNG perangkat Akar kerentanan berasal dari pembaruan firmware Maret 2021, versi 4.0.0. Versi ini menonaktifkan hardware random number generator (RNG) pada perangkat COLDCARD yang terdampak. Sebagai gantinya, sistem memakai fallback berbasis software yang dapat diprediksi dan menggunakan nilai seed yang tidak bersifat rahasia. Dengan memahami celah ini, penyerang dapat mereplikasi seed wallet yang diturunkan dari metadata spesifik perangkat. Perangkat yang terutama terdampak adalah model Mk3, serta sebagian unit Mk2 yang seed-nya dibuat saat firmware yang terkompromi digunakan. Menurut temuan awal, pelaku tampaknya menyimpan pengetahuan ini selama bertahun-tahun dan membidik akun yang tidak aktif. Eksekusi yang hanya 25 menit mengindikasikan persiapan matang: seed rentan sudah dihitung lebih dulu dan proses pengurasan dijalankan lewat skrip. Block dan Coinkite lakukan koordinasi pengungkapan darurat Engineer Block bersama Coinkite—produsen COLDCARD—melacak aktivitas on-chain pelaku hingga mengarah pada penyedia layanan blockchain. Kolaborasi ini memungkinkan pengungkapan kerentanan secara darurat sebelum rincian teknis lengkap dipublikasikan. Coinkite segera menerbitkan imbauan bagi pengguna Mk3 dan model yang lebih lama yang membuat seed di bawah versi firmware yang terdampak. Penilaian awal Coinkite menyebut model yang lebih baru, termasuk Mk4, Q, dan Mk5, tidak terpengaruh oleh masalah RNG tersebut. Langkah yang direkomendasikan adalah membuat seed baru sepenuhnya pada perangkat yang tidak terdampak dan segera memindahkan seluruh dana. Dampak pasar terbatas Saat insiden terjadi, Bitcoin diperdagangkan di atas US$64.000 dan dampak terhadap pasar dinilai minimal. Kerentanan ini berasal dari firmware v4.0.0 yang dirilis pada Maret 2021—pembaruan yang semula dianggap meningkatkan keamanan, tetapi justru membuat proses pembuatan seed bergantung pada RNG yang terkompromi.