Ketua CFTC Kritik Rencana Pajak Kripto Baru Illinois

Ringkasan Pasar AI
Pajak 0,2% yang diberlakukan Illinois atas berbagai aktivitas kripto (perdagangan, transfer, kustodi, dompet) memperkenalkan potensi biaya kepatuhan dan sistem, serta dapat diperluas ke platform luar negara bagian yang melayani pengguna Illinois. Kritik publik dari Ketua CFTC menyoroti meningkatnya divergensi kebijakan negara bagian–federal sementara Kongres dan regulator memperdebatkan kerangka kerja nasional. Berita ini meningkatkan risiko friksi regulasi bagi infrastruktur pasar kripto AS dan dapat membebani sentimen terhadap aktivitas bursa dan kustodi.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
BTC/USDT+1.24%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
▼ Bearish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
CoinDesk melaporkan, Ketua Commodity Futures Trading Commission (CFTC) Michael Selig melontarkan kritik terbuka terhadap kerangka pajak aset kripto yang baru disahkan Illinois. Ia menilai Illinois mengambil arah yang keliru di fase penting perkembangan teknologi finansial. Sorotan utama kebijakan ini adalah pungutan 0,2% atas aktivitas tertentu terkait aset digital, yang dijadwalkan berlaku pada 1 Januari 2027 dan sudah dimasukkan ke dalam anggaran tahun fiskal 2027 Illinois. Cakupannya luas, mencakup beragam layanan kripto. Berdasarkan desain undang-undang, broker aset digital tertentu wajib mendaftar ke departemen pajak negara bagian dan menyampaikan laporan bulanan atas aktivitas yang dikenai pungutan sebelum mulai beroperasi. Kewajiban pajak tidak hanya terkait pencocokan transaksi (trade matching), tetapi juga mencakup transfer tertentu, kustodi, serta layanan dompet. Aturan ini mengharuskan broker merinci pajak secara terpisah dan bertanggung jawab memungutnya untuk disetorkan atas nama wajib pajak. Konsekuensinya, platform perdagangan, penyedia layanan dompet, dan institusi kustodi berpotensi menghadapi perubahan sistem serta biaya kepatuhan baru. Tarif yang ditetapkan: 0,2%. Tanggal berlaku: 1 Januari 2027. Persyaratan pelaporan mencakup pendaftaran, pemungutan pajak untuk otoritas, dan pelaporan bulanan. Platform offshore juga berpotensi tercakup. Jangkauan kebijakan tidak terbatas pada pelaku usaha yang berbasis di Illinois. Perusahaan di luar negara bagian tetap dapat terkena aturan jika memberikan layanan kepada pengguna di Illinois. Penasihat pajak menyebut catatan pelanggan, alamat korespondensi, alamat IP, dan informasi lain dapat dipakai untuk menentukan apakah sebuah bisnis tunduk pada ketentuan negara bagian. Hal ini memunculkan tantangan implementasi di lapangan: bursa, penyedia dompet, dan layanan kustodi perlu membangun mekanisme identifikasi untuk menentukan pengguna mana dan aktivitas transfer mana yang wajib dikenai pajak. Pelaku pasar menilai skema tersebut berisiko meningkatkan kompleksitas operasional dan mendorong kenaikan biaya bagi pengguna. Perbedaan kebijakan federal dan negara bagian kian melebar. Dalam pernyataan pada 1 Juli, Selig mengatakan blockchain dapat mengubah cara nilai mengalir di pasar, serupa dengan bagaimana internet merevolusi transmisi informasi. Ia memperkirakan aset bertoken pada akhirnya dapat mencakup komoditas, mata uang, saham, dan obligasi. Menurutnya, langkah Illinois memajaki aktivitas kripto secara terpisah dapat menempatkan warga dan bisnis lokal dalam posisi kurang kompetitif. Selig juga mengkritik legislator negara bagian yang melaju dengan aturan tingkat negara bagian saat Kongres masih membahas kerangka struktural dan perpajakan yang lebih luas untuk pasar kripto, termasuk topik pembayaran stablecoin, mining, staking, lending, aturan wash sale, donasi amal, serta kewajiban pengungkapan. Di saat yang sama, U.S. Securities and Exchange Commission (SEC) dan CFTC disebut tengah meninjau regulasi pasar kripto secara bersama, mencakup derivatif, margin, dan struktur pasar. Dalam konteks ini, pendekatan Illinois dipandang sebagai benturan langsung antara kebijakan pajak negara bagian dan kebutuhan aturan federal yang seragam. Penolakan industri juga meningkat sejak Gubernur JB Pritzker menandatangani anggaran tersebut. Michael Saylor, salah satu pendiri Strategy, sebelumnya menyebut pajak ini sebagai "kesalahan besar". Sejumlah kelompok industri memperingatkan skema itu dapat menaikkan biaya bagi pengguna dan mendorong perusahaan kripto memindahkan operasinya ke luar negara bagian. Penentang juga menyoroti bahwa pungutan ini tidak terbatas pada keuntungan atau capital gains, melainkan menargetkan aktivitasnya secara langsung. Para kritikus menilai hal itu dapat menambah beban kepatuhan untuk transfer dompet sehari-hari, sistem pelaporan broker, dan bisnis aset digital, dibandingkan perlakuan pada saham, obligasi, atau derivatif.