Circle Kantongi Piagam Trust New York, Perkuat Kerangka Regulasi USDC

Ringkasan Pasar AI
Piagam trust tujuan terbatas NYDFS milik Circle memperdalam pengawasan regulasi atas USDC dan memperluas kerangka hukum untuk kustodian serta layanan keuangan terkait berdasarkan hukum Negara Bagian New York. Hal ini memperkuat persepsi kepatuhan dan dapat meningkatkan kenyamanan institusional terhadap jalur stablecoin yang teregulasi, mendukung adopsi onshore yang lebih luas. Meski spesifik pada USDC, perkembangan ini secara umum mendukung pasar kripto dengan memperkuat kredibilitas token dolar yang teregulasi.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
BTC/USDT-1.10%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
▲ Bullish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Circle Internet Group memperoleh piagam trust tujuan terbatas dari New York Department of Financial Services (NYDFS), memperluas kerangka regulasi untuk USDC dan layanan keuangan digitalnya. Persetujuan ini mengizinkan Circle Internet Trust Company LLC beroperasi sebagai Circle New York Trust di bawah pengawasan salah satu regulator keuangan paling mapan di Amerika Serikat. Langkah tersebut mempertebal posisi Circle di ranah stablecoin yang makin luas diadopsi sektor keuangan. Perusahaan menegaskan, piagam trust ini merupakan bagian dari strategi kepatuhan jangka panjang, bukan perubahan arah bisnis. Selain menopang operasi yang sudah berjalan, izin tersebut menyediakan landasan hukum tambahan untuk layanan kustodian dan aktivitas keuangan yang diatur berdasarkan hukum Negara Bagian New York, wilayah yang dikenal menerapkan standar aset digital yang ketat. Circle juga menyoroti rekam jejaknya bersama NYDFS. Pada 2015, Circle menjadi bisnis aset digital pertama yang memperoleh BitLicense dari regulator tersebut. Fondasi regulasi itu kini diperkuat lewat piagam trust yang baru diberikan. Jeremy Allaire, Co-Founder, Chairman, dan Chief Executive Officer Circle, menyebut piagam trust ini sebagai tonggak regulasi penting. Ia mengatakan persetujuan tersebut telah lama menjadi target Circle karena kepastian hukum yang melekat pada kerangka trust New York. Menurut Allaire, NYDFS telah menjadi tolok ukur internasional untuk regulasi aset digital. Allaire menambahkan, New York merupakan kantor pusat global Circle sehingga piagam ini dinilai krusial bagi operasional dan rencana pertumbuhan perusahaan. Ia juga menilai persetujuan ini mencerminkan lebih dari satu dekade keterlibatan Circle dengan otoritas New York, serta menempatkan USDC dalam kerangka kepatuhan yang bereputasi ketika "digital dollar" memainkan peran yang semakin besar dalam keuangan global. Circle selama ini memasarkan USDC sebagai stablecoin teregulasi yang didukung standar transparansi dan kepatuhan. Perusahaan meyakini pengawasan regulasi yang lebih kuat dapat meningkatkan kepercayaan pelaku institusional yang mencari solusi pembayaran digital. Dengan hadirnya entitas trust yang baru disetujui, infrastruktur kepatuhan Circle di Amerika Serikat bertambah luas. Persetujuan ini juga muncul saat pembuat kebijakan dan institusi keuangan semakin menaruh perhatian pada penerbit stablecoin yang teregulasi. Kesimpulan: Piagam trust New York memperkuat posisi regulasi Circle sekaligus memperluas kerangka hukum yang menopang USDC. Persetujuan tersebut menegaskan komitmen jangka panjang perusahaan pada kepatuhan, transparansi, dan layanan keuangan digital yang berada dalam koridor regulasi.