Harga Kakao Tertekan oleh Melimpahnya Pasokan Global

Ringkasan Pasar AI
Kontrak berjangka kakao merosot ke level terendah dalam tiga minggu seiring menguatnya indikator pasokan: kedatangan di pelabuhan Pantai Gading naik menjadi 2,11 juta ton (+21% y/y), ekspor Nigeria pada Juni meningkat 30% y/y, dan persediaan ICE naik ke level tertinggi dalam dua tahun (~3,36 juta kantong). Sementara risiko El Niño dan perkiraan penurunan output musim berikutnya dapat mendukung dalam jangka menengah, penetapan harga dalam jangka dekat didorong oleh persepsi surplus dan ketersediaan yang membaik.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
NCCOCOCOA2USD/USDT-4.30%
Wawasan AI · NCCOCOCOA2USD/USDTWawasan AI
▼ Bearish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Kontrak berjangka kakao ICE New York untuk pengiriman September (CCU26) jatuh 5,13% dalam satu sesi, sementara kakao London #7 (CAU26) merosot 4,68% dan menyentuh level terendah dalam tiga pekan. Pelemahan dipicu lonjakan pasokan global. Pengapalan kakao Pantai Gading pada musim berjalan mencapai 2,11 juta ton, naik 21% dibanding tahun lalu. Ekspor Nigeria pada Juni juga meningkat 30% secara tahunan menjadi 18,9 ribu ton. Di saat yang sama, persediaan kakao di gudang ICE naik ke posisi tertinggi dalam dua tahun, yakni 3,36 juta kantong. Risiko cuaca El Niño serta proyeksi penurunan produksi pada musim baru masih menjadi penopang jangka menengah hingga panjang, tetapi dalam jangka pendek pasar lebih banyak dibayangi kondisi pasokan yang berlebih.