Eksploit Bitcoin Coldcard Diduga Masuk Gelombang Keempat, Menyasar 462 Alamat

Ringkasan Pasar AI
Dugaan gelombang penyisiran terkoordinasi keempat yang menargetkan alamat Bitcoin rentan yang dihasilkan Coldcard tengah memindahkan sejumlah besar BTC dengan laju transaksi yang luar biasa tinggi, mempertegas risiko operasional self-custody. Kerugian yang telah terkonfirmasi di seluruh gelombang sebelumnya sudah signifikan, dan pengakuan Coldcard bahwa firmware yang telah ditambal hanya melindungi seed yang baru dihasilkan mengindikasikan dompet lama mungkin tetap terekspos. Dalam waktu dekat, hal ini dapat mendorong migrasi dana secara mendesak, meningkatkan tekanan biaya on-chain, dan membebani sentimen risiko kripto.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
BTC/USDT-0.65%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
▼ Bearish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Kepala riset Galaxy Research, Alex Thorn, memperingatkan pada Senin dini hari bahwa serangan terkoordinasi yang menargetkan pengguna Coldcard kemungkinan telah memasuki gelombang keempat. Menurut Thorn, terdapat 218 transaksi pada rentang blok 960.778 hingga 960.792 yang memindahkan lebih dari 380 BTC dari 462 alamat yang diduga milik korban ke 210 alamat tujuan baru. Thorn mencatat laju "sweep" mencapai 13,8 transaksi per blok, sekitar 45 kali lebih tinggi dibandingkan tingkat sebelum insiden yang berada di 0,3 per blok. Ia menambahkan pola transaksi tersebut selaras dengan alamat Coldcard yang rentan. Sementara itu, Onchain Lens menyebut kerugian yang telah terkonfirmasi mencapai US$88,6 juta setelah tiga gelombang yang sudah dipastikan, terkait perpindahan 1.367,05 BTC dari 4.585 alamat. Coldcard pada Minggu menyatakan telah menghentikan pengiriman, memusnahkan perangkat dengan firmware cacat yang masih tersisa, serta mengingatkan pengguna bahwa firmware yang sudah ditambal hanya melindungi seed yang dibuat setelah pembaruan. Mengapa ini penting: kegagalan generator angka acak (RNG) pada dompet dapat memaksa pengguna self-custody memindahkan dana dengan cepat apabila masih ada alamat rentan yang terekspos. Sentimen pasar: bearish, penuh tekanan, dipicu faktor teknis, volatil. Alasan: dugaan gelombang serangan keempat meningkatkan kekhawatiran dan tekanan kepercayaan terkait keamanan self-custody. Kasus serupa: pada Agustus 2022, insiden pengurasan dompet di jaringan Solana ditelusuri ke Slope. CoinDesk melaporkan eksploit tersebut diduga melibatkan pencurian sekitar US$6 juta dari pengguna. Peristiwa itu menunjukkan kegagalan penanganan kunci di sisi dompet dapat mendorong migrasi pengguna secara cepat dan memicu ketidakpercayaan terhadap solusi kustodi. (CoinDesk) Perbedaan: kasus Coldcard melibatkan hardware wallet, dan gelombang keempat dalam laporan ini masih dikategorikan sebagai "kemungkinan", belum terkonfirmasi. Dampak lanjutan: eksploit RNG pada dompet dapat menyebar melalui kanal kepercayaan karena pengguna bisa menganggap setup self-custody yang lebih lama tidak aman sampai dana dipindahkan ke seed baru. Jika transaksi serupa terus muncul di mempool, persaingan fee dan migrasi darurat dapat meningkatkan kemacetan serta risiko kesalahan pengguna. Jika komunikasi dan penanganan Coldcard mampu menstabilkan respons, dampak rambatan berpotensi terbatas pada perangkat terdampak dan alamat yang terekspos. Peluang & risiko: - Peluang: jika perang fee RBF yang masih berjalan memungkinkan korban mengalahkan transaksi penyerang, migrasi cepat ke seed baru dapat menekan kerugian operasional. Jika Coldcard merilis koordinasi pemulihan yang lebih jelas, menunggu instruksi yang terverifikasi dapat menurunkan risiko kesalahan pengguna. - Risiko: jika gelombang keempat terverifikasi dan total kerugian bertambah, mengurangi eksposur BTC yang tersimpan pada seed yang berpotensi rentan menjadi langkah defensif. Jika perpindahan dana ke dompet "second hop" makin cepat, peluang pemulihan dapat menurun.