The Fed Pertahankan Suku Bunga, Tiga Pejabat Berbeda Pendapat Dorong Kenaikan

Ringkasan Pasar AI
FOMC mempertahankan suku bunga di 3,50%–3,75% namun mengungkap perpecahan yang sangat hawkish, dengan tiga pihak yang berbeda pendapat memilih kenaikan 25 bp, menegaskan risiko inflasi yang persisten meskipun pertumbuhan kuat. Suku bunga kebijakan yang tidak berubah dan kelanjutan operasi ON RRP menandakan pengelolaan likuiditas yang stabil, sementara perbedaan pendapat tersebut meningkatkan ketidakpastian terkait arah kebijakan ke depan. Sensitivitas jangka dekat seharusnya terkonsentrasi pada pasar USD dan ekspektasi suku bunga.
Level dampak
● Tinggi
Aset terdampak
NCSIDXY2USD/USDT-0.61%
Wawasan AI · NCSIDXY2USD/USDTWawasan AI
● Netral
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Odaily Planet Daily melaporkan, pada 29 Juli Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) memutuskan dengan suara 9-3 untuk mempertahankan kisaran target suku bunga federal funds di 3,50%–3,75%. FOMC menilai pertumbuhan ekonomi tetap solid, sementara inflasi masih berada di atas target 2%. Presiden Fed Cleveland Beth Hammack, Presiden Fed Minneapolis Neel Kashkari, dan Presiden Fed Dallas Lorie Logan menolak keputusan tersebut. Ketiganya mendukung kenaikan suku bunga 25 basis poin pada pertemuan ini. Dewan Gubernur Federal Reserve secara bulat mempertahankan bunga atas saldo cadangan (interest rate on reserve balances) di 3,65% dan suku bunga primary credit di 3,75%, berlaku efektif 30 Juli. FOMC juga menginstruksikan Open Market Trading Desk New York Fed untuk melanjutkan operasi standing overnight reverse repurchase di 3,75% serta reverse repurchase di 3,50%, dengan batas harian pihak lawan transaksi sebesar US$160 miliar per transaksi.