Reuters bongkar jalur kripto Iran senilai US$4 miliar lewat perusahaan cangkang di Dubai
Ringkasan Pasar AI
Investigasi Reuters menuduh sebuah bursa Dubai tanpa lisensi (Shelbit) memproses sekitar ~$4 miliar yang terkait dengan kepentingan Iran, dengan arus besar dilaporkan dialirkan ke Binance (~$676 juta). Tindakan perintah penghentian (cease-and-desist) dan potensi tindak lanjut OFAC meningkatkan risiko sanksi dan kepatuhan di seluruh bursa terpusat, serta meningkatkan pengawasan terhadap pemantauan transaksi, pihak lawan, dan aktivitas on/off-ramp. Dampak pasar jangka dekat berpusat pada token terkait bursa dan selera risiko kripto yang lebih luas di tengah meningkatnya sensitivitas terhadap penegakan.
Level dampak
● Tinggi
Aset terdampak
BNB/USDT-0.85%
Wawasan AI · BNB/USDTWawasan AI
▼ Bearish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Investigasi Reuters menemukan sebuah bursa kripto tak berlisensi di Dubai bernama Shelbit telah memproses sedikitnya US$4 miliar untuk kepentingan pihak-pihak terkait Iran sejak Mei 2024. Aliran dana ini disebut menghubungkan jaringan judi online ilegal dengan sekitar 2.000 situs, Bank Sentral Iran, serta dompet kripto yang terasosiasi dengan IRGC ke pasar kripto global.
Menurut laporan tersebut, situs-situs judi yang dipromosikan influencer Iran dengan jutaan pengikut menyalurkan kripto ke Shelbit. Reuters melacak Shelbit menerima US$125 juta dari Bank Sentral Iran dan US$20 juta dari operasi penambangan Bitcoin yang diduga terkait Iran.
Regulator Dubai disebut telah mengeluarkan perintah penghentian kegiatan (cease-and-desist) terhadap bursa itu pekan lalu. OFAC menyatakan menanggapi temuan tersebut dengan serius.
Sepanjang periode yang sama, lebih dari US$676 juta mengalir dari Shelbit ke Binance, menurut investigasi. Binance menyatakan program kepatuhan mereka telah membekukan akun-akun terkait dan melaporkannya kepada aparat penegak hukum.