Circle dan Standard Chartered Luncurkan Layanan Pencetakan USDC untuk Institusi

Ringkasan Pasar AI
Layanan pencetakan/penebusan USDC untuk institusi milik Standard Chartered bersama Circle menurunkan hambatan onboarding dengan memungkinkan klien yang memenuhi syarat mengakses USDC melalui satu hubungan perbankan, menandakan integrasi yang lebih dalam dari stablecoin yang teregulasi ke dalam alur kerja perbankan global. Peluncuran di DIFC Dubai, dengan potensi ekspansi bergantung pada persetujuan lokal, mendukung adopsi stablecoin institusional yang bertahap untuk kasus penggunaan penyelesaian, perbendaharaan, dan likuiditas. Pengumuman ini juga kembali memusatkan perhatian pada eksposur ekuitas terkait Circle.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
NCSKCRCL2USD/USDT+3.09%
Wawasan AI · NCSKCRCL2USD/USDTWawasan AI
▲ Bullish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Standard Chartered resmi meluncurkan layanan pencetakan (minting) dan penebusan (redemption) USDC bagi nasabah institusional bekerja sama dengan Circle (CRCL). Melalui skema ini, klien yang memenuhi syarat dapat mengakses USDC lewat hubungan perbankan dengan Standard Chartered tanpa perlu membuka akun langsung di Circle. Bank tersebut menyatakan peluncuran ini menjadikannya Global Systemically Important Bank pertama yang berlisensi untuk menyediakan layanan sejenis bagi institusi. Layanan dibangun bersama Circle, penerbit USDC melalui entitas bisnisnya yang teregulasi, dengan tujuan menjembatani perbankan konvensional dan jaringan blockchain dalam satu platform yang dikelola bank. Standard Chartered menyebut layanan ini dapat dimanfaatkan untuk penyelesaian transaksi onchain, pengelolaan treasury, serta manajemen likuiditas. Paketnya juga menggabungkan layanan perbankan, kustodian, dan layanan aset digital, sehingga klien tetap menggunakan standar kepatuhan, tata kelola, dan kontrol risiko yang sama seperti pada layanan perbankan bank tersebut. Tahap awal layanan digulirkan melalui operasi Standard Chartered di Dubai International Financial Centre. Ekspansi ke negara lain disebut memungkinkan, dengan catatan bergantung pada persetujuan regulator setempat. Circle dan Standard Chartered menilai permintaan dari institusi keuangan terhadap stablecoin yang teregulasi terus meningkat. Perusahaan-perusahaan mulai mempertimbangkan penggunaan "digital dollars" untuk pembayaran, treasury, settlement, serta manajemen kas lintas pasar. Roberto Hoornweg, Chief Executive Officer Corporate and Investment Banking Standard Chartered, mengatakan aset digital kian menjadi bagian penting dari sistem keuangan dan klien institusi menginginkan layanan tepercaya yang mengikuti aturan seperti di keuangan tradisional. Kash Razzaghi, Chief Commercial Officer Circle, menyampaikan institusi mencari cara yang andal untuk menggunakan stablecoin dalam operasional harian, dan kemitraan ini memberi akses ke USDC dengan standar kepatuhan serta risiko yang mereka harapkan. Peluncuran ini juga menegaskan peran Uni Emirat Arab yang semakin besar dalam aktivitas aset digital yang teregulasi, dengan Dubai sebagai langkah awal rencana perluasan ke pasar lain. Pengumuman tersebut turut menarik perhatian pasar terhadap saham Circle. Pada saat pembaruan, saham CRCL diperdagangkan di sekitar US$67,47. Perdagangan prapasar menunjukkan harga sekitar US$64,19, naik kurang lebih 3,6%. Kapitalisasi pasar Circle tercatat sekitar US$15,4 miliar. Sejumlah investor mulai menyoroti kemungkinan pergerakan menuju level US$70, meski kedua perusahaan tidak memberikan proyeksi harga saham dan fokus pengumuman hanya pada layanan perbankan baru ini. Untuk saat ini, poin utama adalah akses USDC yang lebih luas melalui salah satu bank internasional terbesar. Jika adopsi institusional meningkat dan layanan diperluas ke lebih banyak negara, kemitraan ini berpotensi memperluas jangkauan stablecoin teregulasi ke basis pelanggan korporasi yang jauh lebih besar.