Strategy milik Michael Saylor Himpun US$263,5 Juta, Tidak Tambah Kepemilikan Bitcoin

Ringkasan Pasar AI
Strategy menghimpun $263,5 juta melalui penjualan ekuitas MSTR di pasar (at-the-market), tetapi tidak membeli atau menjual Bitcoin untuk minggu kedua berturut-turut, sehingga kepemilikan tetap di 843.775 BTC. Cadangan kas naik menjadi $3,225 miliar, meningkatkan likuiditas untuk dividen dan pembayaran utang. Bagi pasar kripto, tidak adanya permintaan BTC tambahan dari akumulator korporasi besar mengurangi arus pendukung dalam jangka pendek, sekaligus menandakan kapasitas yang berkelanjutan untuk dikerahkan kemudian.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
BTC/USDT+1.89%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
● Netral
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Strategy menghimpun dana US$263,5 juta lewat penjualan saham MSTR, tanpa melakukan pembelian maupun penjualan Bitcoin. Berdasarkan dokumen ke Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC), perseroan menjual 2.732.318 saham biasa Kelas A dalam periode 13–19 Juli dan membukukan hasil bersih US$263,5 juta melalui program penawaran saham at-the-market. Untuk pekan kedua berturut-turut, saldo kas meningkat dan kepemilikan Bitcoin tidak berubah. Dalam laporan tersebut, per 19 Juli cadangan kas Strategy naik menjadi US$3,225 miliar dari sekitar US$3 miliar sepekan sebelumnya. Perusahaan menyebut dana kas itu digunakan untuk mendukung pembayaran dividen saham preferen serta kewajiban bunga atas utang yang masih beredar. Saldo tersebut juga mencakup estimasi hasil penjualan saham yang masih menunggu penyelesaian transaksi. Kepemilikan Bitcoin Strategy tetap di 843.775 BTC setelah periode pelaporan. Perseroan memperoleh akumulasi tersebut dengan total biaya sekitar US$63,69 miliar, dengan harga beli rata-rata US$75.476 per Bitcoin. Selama periode laporan, harga Bitcoin berada di bawah biaya akuisisi rata-rata perusahaan. Aktivitas pasar modal pada periode itu hanya berasal dari penjualan saham biasa. Dokumen SEC tidak mencatat aktivitas pada program saham preferen STRF, STRC, STRK, maupun STRD, dan tidak ada pembelian kembali saham. Strategy juga melaporkan tidak ada pembelian Bitcoin, tidak ada penjualan Bitcoin, serta tidak ada transaksi pembelian melalui program saham preferen. Perusahaan menyatakan masih tersedia kapasitas sekitar US$23,53 miliar dalam program at-the-market MSTR, termasuk perluasan kapasitas yang diumumkan pada Maret. Secara terpisah, investor Khing Oei menyoroti saham preferen STRC dan menilai pasar cenderung memperlakukan instrumen tersebut sebagai aset berimbal hasil tinggi, bukan menilai arus kas jangka panjangnya. Menurut analisanya, saham preferen itu berpotensi diperdagangkan lebih dekat ke nilai pari US$100 jika dinilai dengan model valuasi berbasis obligasi.