Imbal hasil Treasury AS 10 tahun sentuh 5,012%, tertinggi intraday sejak 2007 saat lonjakan minyak memicu kekhawatiran inflasi
Ringkasan Pasar AI
Imbal hasil Treasury AS 10 tahun yang sempat mencapai 5,012% (tertinggi secara intraday sejak 2007) menandakan kondisi keuangan yang lebih ketat, seiring kekhawatiran inflasi yang dipicu oleh minyak memicu aksi jual Treasury. Dengan Brent berada di dekat $110 di tengah ketegangan Timur Tengah, tingkat diskonto yang lebih tinggi dan tekanan margin membebani aset berisiko, menekan saham pertumbuhan ketika Nasdaq turun. Pasar kemungkinan akan tetap sensitif terhadap suku bunga menjelang keputusan The Fed mendatang, dengan volatilitas yang tinggi di seluruh durasi dan ekuitas.
Level dampak
● Tinggi
Aset terdampak
NCSINASDAQ1002USD/USDT+0.60%
Wawasan AI · NCSINASDAQ1002USD/USDTWawasan AI
▼ Bearish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Data WSJ menunjukkan imbal hasil Treasury AS tenor 10 tahun pada Senin sempat naik hingga 5,012%, level intraday tertinggi sejak 2007. Kenaikan ini terjadi di tengah aksi jual obligasi pemerintah AS setelah lonjakan harga minyak memperkuat kekhawatiran inflasi. Minyak Brent sempat mendekati US$110 per barel seiring meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. Di pasar saham, Nasdaq turun sekitar 1% pada awal perdagangan, terbebani kekhawatiran terkait keselamatan AI yang menekan saham teknologi. Pelaku pasar menanti keputusan suku bunga Federal Reserve pada Rabu.