Imbal hasil Treasury AS 10 tahun dan 30 tahun sentuh level tertinggi dua bulan seiring lonjakan harga minyak
Ringkasan Pasar AI
Kenaikan imbal hasil Treasury AS tenor 10 tahun dan 30 tahun ke level tertinggi dua bulan seiring kekhawatiran inflasi yang tajam dipicu oleh minyak memperketat kondisi keuangan dan meningkatkan persepsi risiko sikap The Fed yang lebih hawkish. Dorongan risk-off yang dihasilkan mendukung dolar AS terhadap mata uang utama lainnya sekaligus menekan aset yang sensitif terhadap suku bunga. Serangan AS-Iran yang berlanjut memperbesar premi risiko energi dan geopolitik, memperkuat permintaan atas likuiditas dan USD ketika imbal hasil meningkat.
Level dampak
● Tinggi
Aset terdampak
NCSIDXY2USD/USDT+0.18%
Wawasan AI · NCSIDXY2USD/USDTWawasan AI
▼ Bearish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
ME News melaporkan, pada 21 Juli (UTC+8) pasar obligasi pemerintah AS melemah, mendorong imbal hasil Treasury tenor 10 tahun dan 30 tahun naik ke level tertinggi dalam sekitar dua bulan. Kenaikan tajam harga minyak memicu kekhawatiran tekanan inflasi kembali menguat dan dapat mendorong Federal Reserve menaikkan suku bunga. Pada Selasa, imbal hasil di berbagai tenor umumnya meningkat 2 hingga 4 basis poin, dengan yield 10 tahun sempat menyentuh 4,64%, tertinggi sejak akhir Mei. Seiring Amerika Serikat dan Iran melanjutkan aksi saling serang untuk hari ke-10 berturut-turut, dolar AS menguat terhadap sebagian besar mata uang utama. (Sumber: ODAILY)