XRP Anjlok 10% Usai Senat Gagal Meloloskan Clarity Act

Ringkasan Pasar AI
XRP memimpin pergerakan risk-off kripto yang meluas setelah Senat AS gagal meloloskan Clarity Act, yang merusak kepastian regulasi dalam jangka dekat. Token-token utama mengalami aksi jual dan ekuitas kripto turun lebih tajam, menandakan berkurangnya selera terhadap eksposur sektor. Dengan legislasi terhambat, fokus beralih ke pembuatan aturan SEC sebagai jalur utama untuk kejelasan kepatuhan, sementara risiko keputusan suku bunga The Fed yang akan datang menambah tekanan pada aset beta tinggi.
Level dampak
● Tinggi
Aset terdampak
XRP/USDT-7.78%
Wawasan AI · XRP/USDTWawasan AI
▼ Bearish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
XRP turun hampir 10% ke US$1,30 pada Rabu pagi waktu Asia, menjadi yang terburuk di antara aset kripto utama, setelah Senat AS gagal melanjutkan pembahasan Clarity Act, menurut data CoinDesk. Ether melemah hampir 5% ke sekitar US$2.410. Solana turun 5% ke sedikit di atas US$97, sementara dogecoin merosot hampir 5%. Zcash dan token HYPE milik Hyperliquid masing-masing turun mendekati 4%. Bitcoin melemah hampir 3% ke sedikit di atas US$76.000. BNB dan tron mencatat penurunan paling ringan, sekitar 1%. RUU tersebut kandas pada pemungutan suara cloture 49-50, yaitu langkah prosedural yang membutuhkan dukungan 60 senator untuk membawa legislasi ke tahap debat. Sejumlah senator Partai Republik ikut memberikan suara menolak. Para negosiator sebelumnya menyusun lebih dari 600 halaman naskah kompromi. Poin yang memecah kesepakatan adalah klausul etika yang ditujukan untuk mencegah pejabat senior pemerintah tetap memiliki kepentingan bisnis kripto. Senator Elissa Slotkin dari Michigan (Demokrat) menyatakan ia memilih "tidak" karena "ketentuan etik dalam RUU ini terlalu tipis". Ia menyinggung Presiden Donald Trump, anak-anaknya, serta para anggota kabinet yang disebut memperoleh uang dari aktivitas di sektor kripto. Slotkin juga menilai Commodity Futures Trading Commission tidak memiliki jumlah staf yang memadai untuk menjalankan aturan tersebut, dan RUU masih menyisakan celah terkait pencucian uang serta pendanaan terorisme. Saham-saham terkait kripto tertekan lebih dalam dibanding tokennya. Coinbase turun hampir 9% ke US$174,42 dan Circle merosot lebih dari 9% ke US$88,26. Galaxy Digital melemah 8% dan Gemini turun 7%. Bullish dan Riot Platforms masing-masing turun 5%, eToro 4%. Robinhood, MARA Holdings, CleanSpark, IREN, dan Core Scientific turun di kisaran 3% hingga 4%. Fokus pasar beralih ke regulator yang semestinya diikat oleh RUU tersebut. Securities and Exchange Commission tengah menyiapkan rancangan kerangka Reg Crypto serta aturan untuk sekuritas bertoken (tokenized securities), yang kini menjadi jalur utama menuju kepastian regulasi yang diharapkan industri dari Kongres. Komite aksi politik industri, termasuk Fairshake, kini harus menentukan sikap terhadap para senator yang memilih menolak menjelang pemilu 3 November. Kongres baru dijadwalkan mulai bersidang pada Januari 2027. Pelaku pasar juga menanti keputusan suku bunga Federal Reserve pada Rabu. Trader cenderung memposisikan diri pada potensi kenaikan 25 basis poin, di tengah sentimen risk-off setelah upaya legislasi di Senat runtuh. Baca selengkapnya: Menguak keretakan politik di menit-menit akhir yang menggagalkan pemungutan suara Clarity Act