Saham Hitachi Energy, BHEL, Siemens Energy dan TARIL anjlok hingga 12% usai kebijakan terbaru pemerintah
Ringkasan Pasar AI
Produsen peralatan kelistrikan India mengalami aksi jual setelah Kementerian Keuangan mengizinkan empat pemasok terkait Tiongkok dengan pabrik berbasis di India untuk mengajukan penawaran pada tender proyek kelistrikan yang kritis. Perubahan kebijakan tersebut meningkatkan persaingan dan potensi dilusi pesanan bagi para pemain lama domestik, menekan margin sektor dan visibilitas backlog meski indeks yang lebih luas menguat. Langkah itu juga menandakan pelonggaran yang lebih luas atas pembatasan partisipasi Tiongkok dalam kontrak pemerintah seiring meredanya ketegangan perbatasan.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
NCSINIFTY52USD/USDT+0.10%
Wawasan AI · NCSINIFTY52USD/USDTWawasan AI
▼ Bearish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Kementerian Keuangan India menyetujui empat produsen peralatan listrik asal China yang memiliki pabrik di India untuk ikut serta dalam tender pemerintah bagi proyek kelistrikan strategis. Kebijakan tersebut memutus pembatasan sebelumnya terhadap partisipasi perusahaan China dan memicu kekhawatiran pesanan produsen lokal seperti BHEL, Siemens Energy, Hitachi Energy, dan GE Vernova akan terbagi. Pada hari yang sama, saham BHEL turun 4%, Siemens Energy turun 6,23%, Hitachi Energy turun 10%, dan GE Vernova turun 12%.