Impor minyak nabati India turun 30% pada Juni 2026, pembelian minyak sawit merosot
Ringkasan Pasar AI
Impor minyak nabati India pada Juni 2026 turun 30% y/y seiring permintaan minyak sawit menurun dan diskonnya terhadap minyak kedelai menyempit menjadi di bawah $50/ton. SEA mengaitkan pergeseran tersebut dengan mandat pencampuran biofuel di Indonesia, Malaysia, dan A.S., yang mengalihkan minyak nabati dari pangan ke bahan bakar serta memperketat pasokan spot global. Meski terjadi penurunan bulanan, impor sejak awal tahun tetap lebih tinggi, sehingga permintaan yang mendasarinya tetap tangguh.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
NCCOSOYBEANS2USD/USDT-2.74%
Wawasan AI · NCCOSOYBEANS2USD/USDTWawasan AI
▲ Bullish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
India mengimpor 1.11M tonnes minyak nabati pada Juni 2026, turun 30% dibanding bulan yang sama tahun sebelumnya, terutama karena impor minyak sawit anjlok menjadi 4.87M tonnes. Solvent Extractors’ Association of India (SEA) menyebut penyusutan itu terkait memudarnya diskon minyak sawit terhadap minyak “lunak” seperti kedelai, dengan selisih harga turun ke bawah US$50/tonne akibat mandat biofuel di Indonesia, Malaysia, dan USA yang mengalihkan pasokan ke sektor bahan bakar. Meski melemah pada Juni, impor kumulatif delapan bulan pertama tahun minyak 2025/26 tetap naik 7% menjadi 103.88M tonnes.