Harga minyak turun mendekati US$70 per barel, terendah sejak sebelum perang Iran, di tengah harapan rencana Hormuz

Ringkasan Pasar AI
Patokan minyak mentah melemah setelah Organisasi Maritim Internasional mengatakan Iran dan Oman akan mengoordinasikan rencana evakuasi untuk ribuan pelaut yang terdampar di Selat Hormuz, meredakan kekhawatiran gangguan pasokan dalam waktu dekat. Brent dan WTI turun tajam menuju level psikologis kunci, sementara saham menguat seiring berkurangnya risiko geopolitik. Harga bensin sedang turun tetapi dengan jeda dibanding minyak mentah; normalisasi penuh pelayaran dan infrastruktur mungkin masih memerlukan waktu berbulan-bulan.
Level dampak
● Tinggi
Aset terdampak
NCCO1OILBRENT2USD/USDT+1.69%
Wawasan AI · NCCO1OILBRENT2USD/USDTWawasan AI
▼ Bearish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
International Maritime Organization menyatakan Iran dan Oman akan mulai mengoordinasikan evakuasi besar-besaran lebih dari 11.000 pelaut yang terdampar melalui Selat Hormuz. Brent turun 3,1% ke US$73,13 per barel, level terendah sejak sehari sebelum perang Iran pecah pada 28 Februari, sementara WTI turun 3,8% ke US$70,43 per barel dan sempat menembus US$70. Harga bensin ritel turun untuk pekan keenam berturut-turut ke US$3,93 per galon, meski para ahli menilai penurunan harga di pompa tertinggal sekitar dua pekan dan normalisasi penuh arus pelayaran bisa memakan waktu hingga enam bulan.