Harga minyak kembali ke level pra-perang setelah 4 bulan

Ringkasan Pasar AI
Brent turun di bawah $72, kembali ke level pra-perang, menandakan meredanya persepsi gangguan pasokan setelah Selat Hormuz dibuka kembali dan meningkatnya lalu lintas kapal. Hal itu mengurangi premi risiko terkait perang yang tertanam dalam minyak. Namun, serangan Iran yang dilaporkan terhadap sebuah kapal kontainer dan peringatan baru bahwa pelayaran tidak dijamin tanpa otorisasi kembali memperkenalkan tail-risk seputar keamanan transit, sehingga volatilitas dan sensitivitas geopolitik tetap tinggi dalam jangka pendek.
Level dampak
● Tinggi
Aset terdampak
NCCO1OILBRENT2USD/USDT+4.95%
Wawasan AI · NCCO1OILBRENT2USD/USDTWawasan AI
▼ Bearish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Harga minyak Brent turun ke bawah $72 per barel pada Jumat, kembali ke level sebelum perang di Iran dimulai. Sebelumnya, harga sempat melonjak hingga $118 per barel pada fase awal konflik setelah Iran secara efektif memblokir kapal melintasi Selat Hormuz. Setelah kesepakatan pejabat AS dan Iran pada pertengahan Juni untuk membuka kembali selat, lalu lintas pelayaran berangsur pulih meski belum kembali ke volume harian tipikal pra-perang. Namun serangan militer Iran terhadap sebuah kapal kontainer pada Kamis serta penegasan Teheran bahwa kapal tanpa otorisasi tidak dijamin dapat melintas aman membuat pasar menilai ulang risiko gangguan pasokan.