Saham Thermax anjlok hingga 16% usai laba Q1 FY27 merosot dan perusahaan memperkirakan kuartal ke depan lemah
Perusahaan rekayasa India, Thermax, membukukan penurunan laba bersih 86% secara tahunan menjadi Rs 22 crore pada kuartal pertama FY27, sementara EBITDA turun 69.08% menjadi Rs 69.5 crore. Penurunan terutama dipicu pengakuan pembengkakan biaya proyek satu kali sebesar Rs 91 crore di segmen Industrial Infra. Meski pendapatan naik 7% dan arus masuk pesanan meningkat 2%, sahamnya sempat jatuh hingga 16% dan menyentuh level terendah intraday Rs 3,567 di BSE.