NSE peringatkan volume transaksi yang lebih rendah bisa tekan pendapatan dalam dokumen IPO Rs 30,000 crore
National Stock Exchange (NSE) mengajukan dokumen IPO Rs 30,000 crore kepada Securities and Exchange Board of India (SEBI), dengan struktur penawaran sepenuhnya berupa Offer for Sale (OFS). Dokumen tersebut mencatat biaya transaksi menyumbang lebih dari 78% pendapatan operasionalnya dalam FY26, FY25, dan FY24, dengan ketergantungan besar pada volume perdagangan, khususnya segmen opsi. NSE menilai penurunan volume yang berkelanjutan dapat berdampak material pada pendapatan, pangsa pasar, dan kinerja bisnis, menurut DRHP. IPO ini tidak menghimpun dana baru karena seluruh hasil penjualan akan diterima pemegang saham yang ada.