Futures gandum melemah dari penguatan Kamis menjelang penutupan
Ringkasan Pasar AI
Kontrak berjangka gandum naik di CBOT, KCBT, dan MPLS karena eskalasi di Laut Hitam (serangan drone Ukraina yang merusak terminal ekspor gandum Rusia) meningkatkan premi risiko pasokan. Secara terpisah, Komisi Eropa memangkas estimasi produksi gandum UE 2024/25 dan stok akhir, memperkuat neraca pasokan-permintaan yang lebih ketat. Penjualan ekspor mingguan AS bersifat moderat tetapi menunjukkan permintaan yang menonjol dari Indonesia dan Filipina, mendukung sentimen jangka dekat.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
NCCOWHEAT2USD/USDT-3.74%
Wawasan AI · NCCOWHEAT2USD/USDTWawasan AI
▲ Bullish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Komisi Eropa menurunkan perkiraan produksi gandum UE 2024/25 menjadi 124,4 juta ton, turun 1,9 juta ton dari proyeksi sebelumnya. Pada periode yang sama, penjualan ekspor gandum AS tercatat 285.000 ton, dengan Indonesia (70.000 ton) dan Filipina (60.000 ton) sebagai pembeli utama. Dukungan dari pasokan yang makin ketat dan permintaan ekspor mendorong harga gandum berjangka di Chicago, Kansas City, dan Minneapolis ditutup menguat, dengan kontrak berjangka jauh naik 6–10¼ sen AS.